Rincian Acara Penutupan Bulan Bahasa 2017 UPGRIS
GEBYAR BULAN BAHASA “BERBAHASA
DAN BERKARYA”
Bulan Bahasa
diperingati pada bulan Oktober karena pada bulan ini,
sumpah pemuda diikrarkan dan salah satu isi ikrar tersebut berbunyi“ Kami putra dan putri Indonesia menjungjung bahasa persatuan, Bahasa
Indonesia “. Maka, pada 30 Oktober 2017 Universitas PGRI Semarang
menyelenggarakan penutupan Bulan Bahasa yang bertemakan“ Gebyar Bulan Bahasa, Berbahasa dan Berkarya “di balairung. Untuk susunan acara pada peringatan tersebut adalah sebagai berikut:
Jam
|
Acara
|
07.30 – 08.55 WIB
|
Seharusnya acara dimulai pada pukul 07.30
dikarenakan masih adanya persiapan-persiapan dari panitia maupun pengisi acara,
akhirnya acara dimulai pukul 08.55 WIB.
|
08.55 - 09.00 WIB
|
Seluruh peserta sudah memasuki ruangan Balairung UPGRIS, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu
Indonesia Raya. Kali ini ada yang berbeda dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya,
dikarenakan lagu tersebut dinyanyikan menggunakan 3 stanza.
|
09.10 - 09.20 WIB
|
Penyambutan oleh Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Ibu
Dra. Asrofah, M.Pd dan dilanjutkan bernyanyi bersama dengan beberapa dosen Fakultas
Pendidikan Bahasa danSeni.
|
09.20 – 09.50 WIB
|
Pagelarandan parade budaya oleh mahasiswa Fakultas Pendidikan
Bahasa dan Seni, yang diantaranya :
1. Mahasiswa dan mahasiswi jurusan
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
2. Mahasiswa dan mahasiswi jurusan
Pendidikan Bahasa Inggris
3. Mahasiswa dan mahasiswi jurusan
Pendidikan Bahasa Sastra Daerah
|
09.50 - 10.05 WIB
|
Penutupan acara Bulan Bahasa yang ditutup oleh Rektor UPGRIS
Dr. Muhdi, SH. M.Hum, dengan ditandai pemukulan gong.
|
10.15 - 11.25 WIB
|
Penampilanpuncak acara Bulan Bahasa dengan tampilnya group
Gamelawan feat Gafarock.
|
11.25 – selesai
|
Selesai pengumuman dan pembagian hadiah pemenang lomba antara
lain : menulis cerpen, menulis essai, menulis puisi, membaca puisi, dan cover
song online.
|
Semua
acara yang ditampilkan pada penutupan Bulan Bahasa tersebut sangat meriah. Hal
itu dikarenakan pengisi acara memakai pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia
dan menampilkan tarian tradisional Indonesia. Hal ini menandakan jika bangsa
Indonesia memiliki keberagaman budaya, namun semuanya dapat bersatu dengan Bahasa
Indonesia. Pada acara tersebut begitu membosankan ketika di awal acara,
karena tidak sesuai dengan rencana yang dijadwalkan oleh panitia acara
Komentar
Posting Komentar